Minggu, 09 Desember 2018

Azalea Hijab Hair Care, Rambut Wangi Tampil Percaya Diri

Bismillah

(Foto: Dokumen Pribadi)

Siapa sih yang tidak mendambakan rambut sehat dan terawat? Setiap orang tentu memiliki permasalahan yang muncul pada bagian rambutnya. Apalagi seorang perempuan muslimah yang sepanjang hari selalu mengenakan hijab. Permasalahan yang sering muncul pada rambut perempuan berhijab adalah ketombe, rambut rontok, gatal pada kulit kepala, dan aroma kurang sedap pada rambut. Mahkota indah yang tertutup hijab jangan sampai rusak atau mengganggu aktivitas sehari-hari. Nah, bagaimana cara mengatasinya? 

Sebagai seorang ibu yang memakai hijab dan memiliki aktivitas padat di luar rumah, saya juga merasakan permasalahan pada kesehatan rambut. Rambut yang tertutup hijab sering gatal dan menimbulkan aroma kurang sedap. Dengan mengetahui permasalahan tersebut, saya berusaha untuk mencari solusi untuk menjaga kesehatan rambut dengan cara memilih shampoo yang cocok. Awalnya saya tidak tahu kalau ada produk shampoo untuk muslimah dari Natur yang terbaru. Saya masih sering ganti-ganti shampoo. 

Alhamdulillah, saya diberi kesempatan untuk mengikuti acara Blogger Gathering X Azalea pada tanggal 25 November 2018 di Kunena Eatery jalan Komisaris Polisi Bambang Suprapto No.4, Baciro, Gondokusuman, Yogyakarta. Acara tersebut sangat menarik. Selain mendapatkan informasi produk-produk Azalea, juga ada sesi sharing tentang perawatan rambut  berhijab yang dibersamai oleh mbak Eby (Asistent Brand Manager dari Azalea) dan materi yang disampaikan oleh Mbak Dian tentang Personal Branding untuk Blogger.


(Acara Blogger Gathering X Azalea)


Sejarah Munculnya Produk Azalea
Saat mengikuti acara Blogger Gathering X Azalea, saya mendapatkan informasi sejarah munculnya produk-produk Azalea by Natur. Pada tahun 1970, PT Gondowangi memulai bisnis kosmetik dengan berbahan dasar rumput laut. Selanjutnya mulai melakukan penelitian dan observasi mengenai rambut dan kulit kepala. Kemudian PT Gondowangi berhasil meluncurkan produk perawatan rambut dengan merek Natur. 

Seiring dengan berjalannya waktu, setelah melakukan observasi dan penelitian, PT Gondowangi menawarkan solusi untuk perawatan rambut perempuan berhijab dengan memadukan konsep alami dengan inovasi modern. Produk-produk terbaru by Natur tersebut diantaranya adalah Shampoo Azalea with Zaitun Oil & Ginseng Exstract dan Azalea Body Mist.

Bahan-Bahan yang terdapat dalam Shampoo Azalea
Produk-produk Azalea menggunakan bahan-bahan alami. Produk-produk tersebut dibuat terinspirasi dari Thibbun Nabawi. Apa itu Thibbun Nabawi? Thibbun Nabawi merupakan pengobatan yang mengikuti sunnah Nabi Muhammad Saw. Produk-produk Azalea menggunakan bahan-bahan alami yang terinspirasi dari bahan-bahan yang digunakan dalam pengobatan Thibbun alami. Seperti zaitun oil, lidah buaya, dan citrus ekstrak jeruk nipis, dan ginseng. Bahan-bahan tersebut bermanfaat untuk menjaga kebersihan, kesehatan, dan kecantikan rambut. Nah, produk-produk Azalea memang ditujukan untuk muslimah agar mahkota yang tertutup hijab tetap cantik dan terjaga kesehatannya. 

Kesan dan Manfaat Produk Azalea
Dari acara Blogger Gathering X Azalea, saya mendapatkan goodie bag berisi Shampoo Azalea anti Dandruff dan Azalea Hair & Body Mist. Kemasan botol shampoo Azalea berwarna biru cerah. terdapat gambar perempuan yang mengenakan hijab warna hijau dengan wajah berseri. Hal tersebut mebuat kemasan semakin menarik dan terdapat pesan secara tersirat pilihan perawatan rambut untuk perempuan berhijab. Saat membuka dan mencium aromanya yang segar dan lembut, saya mulai penasaran dengan produk tersebut. Rasanya tidak sabar ingin segera mandi keramas. 

(Foto: Dokumen Pribadi)


Pertama kali mencoba memakai produk shampoo Azalea, saya kaget. Cairannya berwarna cokelat dan busanya sedikit tidak melimpah seperti shamphoo yang saya pakai sebelumnya. Rambut terasa kaku dan kesat di kulit kepala. Ternyata perawatan rambut membutuhkan waktu yang tidak instan. Saya menggunakan shampoo tersebut setiap kali keramas. Awalnya rambut terasa kaku sudah mulai lembut. Aroma shampoo wangi dan lembut. Suami juga berkomentar tentang wanginya rambut saya setelah menggunakan shamphoo Azalea. Akhirnya suami dan anak-anak juga ikut menggunakan shampoo Azalea. Alhamdulillah.

Shampoo Azalea anti Dandruff mengandung bahan alami Zaitun Oil dan Citrus Ekstrak, dan Mentol yang bermanfaat:
1. Mebersihkan rambut
2.Membantu mengurangi ketombe dan rasa gatal pada kulit kepala
3. Kulit kepala terasa segar, rambut bersih, dan bebas lepek
4. Rambut terasa dingin atau sejuk (Cooling Sensation dari Mentol)

(Foto: Dokumen Pribadi)

Setelah menggunakan shampoo, saya juga menyemprotkan Azalea Hair & Body Mist saat  rambut setengah basah. Kemasannya yang mungil, mudah untuk dibawa saat bepergian. Tak perlu khawatir lagi, ada solusi untuk mengembalikan kesegaran tubuh dan rambut sepanjang hari. Aromanya yang segar dan lembut membuat saya semakin nyaman dan percaya diri berhijab sepanjang hari.

(Foto: Dokumen Pribadi)


Azalea Hair & Body Mist mengandung bahan alami Zaitun Oil dan Aloe Vera Ekstract yang bermanfaat:
1. Mengurangi bau tidak menyenangkan pada rambut hijab dan tubuh
2. Menyegarkan rambut, hijab dan tubuh di tiap semprotannya
3. Menutrisi dan merawat tiap helai rambut.

Produk Azalea mudah didapatkan baik di swalayan ataupun di online shop. Saya pernah membeli di Swalayan Pamela dengan harga Rp. 16.275. Harga terjangkau dan hemat, bukan? 

(Foto: Dokumen Pribadi)


Nah, masih galau dengan perawatan rambut? Buat teman-teman yang mengenakan hijab, silakan dicoba produk Azalea. Produk Azalea aman karena terdapat logo halal MUI. Selain itu, juga tidak perlu khawatir sering memakainya karena terbuat dari bahan-bahan alami. Jika masih penasaran dan ingin tahu informasi lebih banyak tentang produk-produk Azalea, silakan follow instagram Azalea di @azaleabeautyhijab dan like FB Fanpage Azalea Beauty Hijab. Selamat mencoba!




Rabu, 31 Oktober 2018

Catatan Bunda Sophia: Perkenalan dan Manfaat Tantangan One Day One Post bersama Estrilook Comunity

Bismillah



Pertemuan pertama dengan Founder Estrilook  Comunity  di dunia maya berbuah manis. Pada tanggal 7 Oktober 2018 pukul 15.42 WIB tiba-tiba tangan saya digerakkan oleh Allah Swt untuk menyapa beliau melalui massenger. Bagaimana awal mula perkenalan saya dengan Mbak Muyassaroh? saya abadikan dalam tulisan ini. Saat itu saya mencoba untuk membuka membuka percakapan melalui pesan messenger.

(Sophia)
 Assalamu'alaikum
"Perkenalkan saya Sofia dari Yogyakarta. Ingin belajar menjadi penulis hebat yang membawa manfaat dunia akhirat. Sebagai penulis pemula dan gaptek, ingin sekali berguru dengan penulis hebat. Mohon untuk diconfirm. Oh ya... Saya belum punya blog, masih bayi dan gaptek. Mohon bimbingannya." :)

(Founder Estrilook Comunity, Mbak Muyassaroh)
18.06 WIB
"Wa'alaikum salam
Mbak, sudah masuk grup..
Silakan dipelajari materi dua hari kemarin."

(Sophia)
"Iya... terima kasih
semoga berkah dan manfaat"

(Founder Estrilook Comunity, Mbak Muyassaroh)
"Malam ini kelas terakhir, kalau mbak masih kesulitan bisa japrian sama mentor blog, ya.
Aamiin
Kami juga ada grup WA, semua lebih banyak diskusi memang di WA
Boleh join kalau mau."

(Sophia)
Iya... mau mbak :)

8 Oktober 2018, pukul 11.23 WIB
(Founder Estrilook Comunity, Mbak Muyassaroh)
Berapa nomornya Mbak

(Sophia)
081959600***
Terima kasih mbak Muyassaroh
Tadi malam baru belajar materi. Nanti insyaAllah mau mencoba buat blog

(Founder Estrilook Comunity, Mbak Muyassaroh)
Siap, Mbak.. kalau mau bertanya jangan sungkan yaa.. :)

(Sophia)
Alhamdulillah, semoga bisa belajar lebih banyak lagi :)

(Founder Estrilook Comunity, Mbak Muyassaroh)
Aamiin.. sudah saya masukkan grup yaa mbak.

(Sophia)
Iyaa.. Terima kasih banyak mbak, semoga berkah

(Founder Estrilook Comunity, Mbak Muyassaroh)
Sama2.. Aamiin

***

Begitulah awal perkenalan saya dengan Mbak Muyassaroh lewat dunia maya. Saya tidak menyangka akan mendapat sambutan yang hangat dan bersahabat. Meskipun belum pernah bertemu, (Hanya lihat fotonya) tapi saya merasa seperti sudah lama kenal. Bukan berarti SKSD lho... (Sok Kenal Sok Dekat). Hehehe...

Selain sebagai seorang ibu dari dua putra, yaitu Abdurrahman Adham Almubarokfury dan Abdurrahman Alfath Albaihaqy, Saya juga mendapat amanah mengajar di sekolah swasta, di Yogyakarta. Pejuangan sebagai isteri, ibu, dan seorang guru, membuat rutinitas saya sangat padat, tetapi tidak menyurutkan langkah saya untuk belajar tentang banyak hal.

Usia saya bisa dikatakan tidak muda lagi, tapi sambutan hangat Founder Estrilook Comunity membuat saya merasa tertantang untuk bisa mencoba membuat blog dan melatih menulis, setelah sekian lama pasif dan mati suri. Awalnya bingung, maklum emak-emak loadingnya lama. Hehehe...

Saya akhirnya memberanikan diri untuk wapri dengan mentor blog. Beliau adalah Mbak Steffi Budi Fauziah. Awalnya malu, dan gak enak kalau bertanya banyak hal. tapi MasyaAlloh... saya merasa seperti digandeng dan dituntun oleh orang-orang hebat yang meskipun baru saja saya mengenalnya, itupun tanpa tatap muka. tetapi sungguh luar biasa kereen, membuat saya seperti menemukan keluarga baru. Dengan arahan Founder Estrilook Comunity, Mak Muyyas yang baik hati dan kesabaran Mbak Steffi, serta teman-teman di WA grup Estrilook Comunity, akhirnya saya punya blog. Yess

Meskipun terlambat mengikuti kelas Mbak Steffi, tetap saja masih diterima dan berhasil menyerahkan dua tugas yang diminta. Alhamdulillah, bahagia rasanya. Itulah pertama kali dunia saya berubah penuh warna.

Selanjutnya, Estrilook Comunity mengadakan tantangan One Day One Post (ODOP) di bulan Oktober selama 19 hari. Awalnya saya ragu mau ikut atau tidak, mengingat tulisan saya masih sangat belepotan. Dengan niat bismillah, saya mengikuti tantangan tersebut. selain itu, Estrilook Cominity  juga mengadakan program blogwalking (BW) setiap hari senin dan kamis. Saya juga ikut. Meskipun kadang minder kalau membandingkan dengan tulisan teman-teman yang lainnya, tapi justru dengan ikut BW saya jadi belajar banyak hal dari tulisan teman-teman dan membuat ide bermunculan.

Manfaat ODOP 19 hari bersama Estrilook Comunity adalah sebagai berikut.
1. Berlatih Mengatur Waktu dengan Baik


Foto: Pixel.com

Awalnya merasa sulit dan tertatih. Saya harus bisa mengatur kapan harus mengajar, kapan harus mengurusi keluarga, masak, nyuci, membersihkan rumah dan mengatasi drama anak-anak yang mencari perhatian, serta kapan saatnya menulis menyelesaikan tulisan tepat pada waktunya. Namun, semangat agar bisa mengepostkan tulisan sebelum jam 12 malam, membuat saya berjuang keras. Meskipun pernah membuat jantung berdegup kencang karena menjelang deadline tulisan belum selesai.  Akhirnya berhasil ODOP 19 hari bisa menerbitkan tulisan.Yess.

2. Berlatih Konsisten dalam Menulis


Foto: Pixel.com

Nah, dengan adanya tantangan ODOP, maka saya harus menemukan ide dan terus berlatih menulis. Sesuatu yang dikerjakan terus menerus dan bersungguh-sungguh, maka akan mendapatkan hasil yang baik. Bismillah terus belajar menulis setiap hari, insyaAllah tulisan yang awalnya belepotan selanjutnya bisa rapi dan berkualitas.

3. Mendapatkan Wawasan dan Pengetahuan


Foto: Pixel.com

Sebelum menulis harus banyak membaca. Hal tersebut dilakukan agar ide muncul dan bisa dikembangkan menjadi tulisan. Semakin sering berlatih, maka semakin mudah dalam membuat tulisan. 

Alhamdulillah, hati saya bahagia dapat menyelesaikan tantangan 19 hari ODOP dan semoga mendapat bonus langsing. Hehehe...

Terima kasih saya ucapkan kepada Mbak Muyassaroh (Founder Estrilook Comunity) dan Mbak Steffi Budi Fauziah (Mentor blog), apa yang saya pelajari bersama Estrilook Comunity sangat beranfaat. Semoga Allah membalas kebaikan Mbak Muyyas dan Mbak Steffi dengan balasan yang lebh baik. Semoga Estrilook Comunity semakin jaya dan berkah. Aamiin


"Postingan ini diikutsertakan dalam One Day One Post bersama Estrilook Comunity"
#Day 19










Selasa, 30 Oktober 2018

Perkedel Ikan Tenggiri, Resep Cinta Bunda untuk Buah Hati

Bismillah



Foto: Dokumen Pribadi

"Buk, Apaan itu?" 

Pulang sekolah Adham bertanya ketika melihat ada lauk tersaji di meja makan. 

"Itu namanya 'Perkedel Tenggiri', Mas. Bahan dasarnya Ikan Tenggiri. Ambil nasi kalau mau makan!" 

Saat Adham mencicipi lauk tersebut, terlihat ekspresi wajahnya senang. Kemudian Adham bergegas untuk makan.

"Enak, Buk. Aku mau tambah lagi nasi dan lauknya, ya?"

Alhamdulillah, perjuangan eksekusi resep baru tidak sia-sia. Meskipun sibuk, harus berangkat mengajar tetapi saya meluangkan waktu untuk memasak makanan yang sehat. Anak adalah amanah. Bahagia rasanya, saya bisa meberikan makanan  yang terbaik untuk keluarga tercinta. makanan olahan sendiri dengan resep cinta seorang bunda. Masakan lebih higienis dan sehat. Si Sulung makannya lahap sampai tambah lagi karena enak. 

Pertama kalinya saya eksekusi resep "Perkedel Tenggiri". Resep tersebut saya peroleh dari kelas online dengan mentor Bunda Tita Dewi Utara. Yuk, Simak resep dan prosedur pembuatannya!

Resep Perkedel Ikan Tenggiri

BAHAN
2 butir telur
500 gr daging ikan tenggiri
1 buah wortel, serut halus
100 gr kacang polong
2 tangkai daun bawang, iris halus


BUMBU HALUS
4 siung bawang putih
6 butir bawang merah besar
1 sdm ketumbar
Garam
Merica

Cara Membuat:
1. Bersihkan ikan tenggiri, ambil dagingnya


Foto: Koleksi Pribadi

2. Ambil 1 butir telur, kocok
3. Masukkan dalam kocokan telur ini ikan tenggiri, daun bawang, bumbu halus, dan wortel.


Foto: Koleksi Pribadi

4. Aduk rata sampai bumbu tercampur sempurna, cek rasa


Foto: Koleksi Pribadi

5. Ambil 1 sdm adonan. Bulatkan. Beri kacang polong di bagian tengahnya lalu dibuat bulat memanjang. Lakukan sampai adonan habis.


Foto: Koleksi Pribadi


6. Ambil satu butir telur, kocok lepas. Celupkan setiap adonan ke teluryang sudah dikocok lepas.
7. Goreng hingga kecoklatan.Tiriskan. Hidangkan.


Foto: Koleksi Pribadi



Resep untuk 15 potong
Fakta gizi per potong:

Kalori 95 kal, protein 7,6 gr, lemak 6,4 gr, karbohidrat 2 gr, kolesterol 55 mg, serat 0,3 g.


Nah, gampang cara membuatnya, bukan? Yuk, berikan yang terbaik untuk keluarga tercinta. Sajikan makanan yang bergizi olahan sendiri. Selamat mencoba.



'Postingan ini diikutsertakan dalam One Day One Post bersama Estrilook Komunity'
#Day18





Senin, 29 Oktober 2018

Pembekalan Gladian Daerah, Sukseskan KEMNAS 4 di Cibubur. Yuk, Berikan Dukungan untuk Kontingan Yogyakarta

Bismillah



Foto: Koleksi Pribadi



Pembekalan Gladian Daerah yang dilaksanakan mulai tanggal 15-16 September di Daerah Playen, Gunung Kidul, Yogyakarta merupakan kegiatan pembekalan kontingen DIY  untuk membekali peserta agar lebih siap dan survive dalam menjalankan tugas-tugas pada KEMNAS (Kemah Nasional) 4 di Cibubur tanggal 16-19 November 2018 mendatang.


Kegiatan Gladian Daerah diharapkan peserta mampu beradaptasi dan menyiapkan keterampilan-keterampilan  yang dibutuhkan dalam pelaksanaan KEMNAS 4 mendatang sehingga bisa memberikan hasil yang terbaik.


Gladian Daerah yang mengambil tema "Mandiri, tangguh, dan persaudaraan", diikuti oleh 86 peserta, dan 76 pendamping. Adapun materi kegiatannya meliputi prinsip-prinsip dasar kepramukaan, leadership, Bhineka Tunggal Ika, life skil, kekhasan Yogyakata, dan Mitigasi Kemnas. 


Dalam sambutan pelepasan kontingen Kak Drs Ima Ismara, M.Pd., M.Kes (Ketua Puslitbang Kwarda DIY) mengingatkan kepada seluruh peserta dan pendamping untuk senantiasa menjaga nama baik Yogyakarta dala even KEMNAS , serta mengimplementasikan prinsip Takwa, Tangguh, Tangkas, dan Teguh dalakegiatan endatang dan lebih utama lagi tetap menjaga silaturahim dan persaudaraan dengan peserta dari daerah yang berbeda dalam bingkai "Satu Pramuka, Satu Indonesia, Pramuka Perekat NKRI".


Dalam mendukung kegiatan KEMNAS 4 di Cibubur, orang tua tentu juga turut andil dalam mempersiapankan putra putrinya untuk mengikuti even tersebut. Hal-hal yang dilakukan oleh orang tua dalam menyiapkan putra putrinya adalah sebagai berikut.

1. Mendukung dengan Menyiapkan Mental Anak
Dalam persiapan KEMNAS 4 yang akan dilaksanakan di Cibubur, orang tua mendukung dan memberikan arahan kepada putra putrinya agar mental dan keberanian terbentuk sejak awal seblum keberangkatan.

2. Mendukung dengan Memenuhi Kebutuhan 
Orang tua tentu merasa khawatir melepas putra putrinya mengikuti KEMNAS 4 Di Cibubur, terutama yang masih tingkat SD (Sekolah Dasar). Nah, untuk melatih kesiapan putra putrinya perlu dipenuhi kebutuhan untuk menunjang keberhasilan dalam mengasah keterampilan, misalnya membelikan buku penunjang pramuka dan bisa dipelajari sendiri di rumah dan bisa dipelajari bersama saat latihan. Selain itu, perlengkapan seragam dan atributnya juga perlu diperhatikan. Orang tua yang turut menyiapkan kebutuhan dan melatih mental anak, maka kesiapan anak lebih matang dan orang tua menjadi tidak khawatir.

3. Mendukung dengan Mendokan Keberhasilan Anak
Dukungan orang tua dalam bentuk doa untuk kesukesan kegiatan KEMNAS 4 sangat diharapkan. Anak akan berusaha untuk menjadi yang terbaik dalam kegiatan tersebut. 


Demikian dukungan saya selaku orang tua untuk menyukseskan KEMNAS 4 di Cibubur pada tanggal 16-19 November 2018 mendatang. Semoga kegiatan tersebut dapat mebentuk karakter anak untuk lebih mandiri, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.

Sumber: safjogja.org



'Postingan berikut diikutsertakan dalam One Day One Post bersama Estrilook Comunity'
Day17


Minggu, 28 Oktober 2018

Ketika Anak Berani Mengambil Keputusan, Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua?

Bismillah


Foto: Pixel.com


Orang tua merupakan madrasah bagi anaknya. Sejak kecil, anak selalu memperhatikan dan bertanya kepada orang tuanya tentang banyak hal. Saat anak dihadapkan pada persoalan hidup, orang tua seringkali ikut terlibat dalam urusannya. Jika anak berusaha meminta pendapat orang tuanya tentang sebuah pilihan, maka orang tua sebaiknya membimbing anak untuk memahami pilihan yang tepat untuknya. Tunjukkan kelebihan dan kekurangan dari setiap pilihan. Tetapi biarkan anak belajar mengambil keputusannya sendiri. Nah, jika anak sudah memutuskan pilihannya, maka jangan sampai orang tua tidak menghargai keputusan yang dipilih oleh anak.  


Sejak kecil anak dilatih untuk mengambil keputusan. Misalnya saat liburan, anak diajak musyawarah untuk memilih tempat wisata yang akan dikunjungi. Tanyakan kepada anak dan batasi pilihan yang ditawarkan. Berikan gambaran keadaan dan kondisi tepat yang akan dikunjungi. Melatih anak mengambil keputusan sejak dini akan membuat anak berani dan tidak takut dengan pilihannya. 


Bagaimana jika pilihan anak ternyata tidak sesuai dengan harapan orang tua? belum tentu pilihan anak tersebut tidak baik. Misalnya ketika anak dihadapkan dengan dua pilihan, yaitu pilihan pertama anak mengikuti ujian yang mengharuskan anak menginap di sekolah dan pilihan yang kedua adalah ikut acara bersama keluarga pergi piknik dengan komunitasnya. Waktunya bersamaan sehingga anak harus memilih salah satu. Anak memilih untuk tetap ikut ujian di sekolah dan merelakan untuk tidak ikut dalam acara keluarga. Padahal orang tua berharap anak tersebut ikut dengan keluarganya dan ujian di sekolah bisa susulan. Akan tetapi anak tegas memilih untuk ikut ujian.

Nah, apa yang dilakukan oleh orang tua ketika anak berani mengambil keputusan?

1. Hargai Keputusan Anak
Anak yang berani mengambil keputusan adalah anak yang hebat. Meskipun dalam proses untuk menjatuhkan pilihannya masih bimbang. Sebagai orang tua, menghargai keputusan anak merupakan langkah awal sebagai bentuk dukungan orang tua terhadap keputusan anak.


2. Berikan Pujian
Ketika anak sudah memutuskan pilihannya, berikan pujian. Hal tersebut akan berpengaruh terhadap psikologi anak. Anak akan merasa senang dengan keputusannya. Jangan memberikan pernyataan bahwa keputusannya itu salah. Anak akan sedih dan takut menentukan pilihan untuk permasalahn yang dihadapi selanjutnya.


3. Berikan Dukungan 
Sejak kecil anak dilatih untuk memutuskan pilihan. Berikan dukungan yang positif terhadap pilihan anak. Sampaikan bahwa pilihannya merupakan yang terbaik. Orang tua bisa memberikan arahan untuk tidak menjadikan pilihan tersebut sebagai hal yang tidak baik. Hal tersebut supaya anak yakin dengan pilihannya dan tidak mudah terpengaruh dengan orang lain tentang keputusannya tersebut. 



4. Latih Anak Percaya Diri dengan Keputusannya
Orang tua adalah orang yang paling dekat di hati anak. Orang tua yang memahami karakter anaknya lebih mudah dalam mengarahkan anaknya menjadi lebih baik. kepercayaan diri anak dengan keputusan yang diambil harus dilatih sejak dini. Anak yang meiliki percaya diri akan mudah menyelesaikan masalahnya. Anak yang memiliki rasa percaya diri dalam pilihannya akan membuat anak lebih mudah dalam meraih apa yang dicita-citakannya.



5. Doakan untuk Keberhasilan Anak
Doa orang tua terhadap anaknya akan dikabulkan Allah Swt. Sebagai orang tua doakan yang baik-baik untuk anaknya. Meskipun kadang ada perilaku anak yang menjengkelkan dan susah diatur, maka doa orang tua terhadap anaknya itulah yang akan membuat anaknya berubah menjadi lebih baik. Selain itu, anak tidak akan salah dalam mengambil keputusan.


Peran orang tua terhadap tumbuh kembang anak sangat penting. Meski demikian, bukan berarti orang tua ikut campur dalam urusan pengambilan keputusan anak. Orang tua berhak memberi saran dan nasihat jika keputusan yang dimbil oleh anak salah atau tidak tepat.  Hal ini agar menjadi perhatian anak dan tidak mengambil keputusan yang salah. Semoga anak bisa mengambil keputusan yang tepat dan yang terbaik.



'Postingan ini diikutsertakan dalam One Day One Post bersama Estrilook Comunity'
#Day16



Sabtu, 27 Oktober 2018

Family Gathering: Ceria bersama TKIT Muadz Bin Jabal Keparakan

Bismillah




"Ayo, Pak, cepat nanti selak terlambat,"
"Kok lama, belum sampai juga, masih jauh ya?"

Saat dalam perjalanan menuju ke lokasi, Alfath berbicara terus. Dia tidak sabar ingin segera sampai ke tempat tujuan. Kali ini kami menghadiri acara Family Gathering TKIT Muadz bin Jabal Keparakan, acara tersebut diadakan di Banyu Sumilir, Jalan Palagan Tentara Pelajar Monjali, Desa Srowolan, Karanggeneng, Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.


Acara Family Gathering dilaksanakan pada hari Ahad, 21 Oktober 2018 WIB. Pakaian yang dipakai bernuansa biru. Ananda juga diharapkan membawa kado silang dan membawa baju ganti. Acara Faimly Gathering merupakan program rutin sekolah Alfath. Acara tersebut bertujuan untuk menjalin kedekatan antara orang tua, anak, dan guru. 


Konsep Family Gathering kali ini adalah outbound.  Outbound merupakan kegiatan pelatihan yang dilakukan di alam. Kegiatan yang seru dan menyenangkan. Anak dapat memperoleh manfaatnya dari kegiatan tersebut. Sebelum kegiatan dimulai, terlebih dahulu kami berkumpul di pendopo sambil menikmati hidangan snack. Acara dibuka dengan beberapa sambutan, yaitu sambutan dari Kepala Sekolah TKIT Muadz Bin Jabal Keparakan dan ketua panitia. Setelah itu berkumpul ke lapangan untuk pemanasan dan pebentukan kelompok. Nama kelompok kami adalah Murai



Jelajah Alam 
Jelajah alam bersama pemandu. Perlajanan melewati perkebunan.anak dikenalkan dengan tumbuhan kacang, pepaya, dan tumbuhan ketela. Jadi ingat waktu saya msih kecil membuat kalung dari daun ketela. kemudian saya iseng membuatkan salah satu anak perempuan yang ada dalam satu kelompok sebuah kalung dari daun ketela. Anak tersebut senang sekali. Setelah itu melewati sungai kecil. Pemandu juga enjelaskan kepada anak-anak tentang nama-naa tumbuhan di sekitar tepat tersebut. ada pohon salak, pohon nangka, pohon jambu, dan lain-lain.



Berlatih Motorik Kasar
Anak dilatih permainan, anak menyebutkan namanya sendiri dan anggota keluarga. Hal ini bertujuan untuk saling mengenal satu dengan yang lainnya. setelah itu, bermain melompat dan memasukkan bola yang memiliki warna sama ke dalam keranjang.



Berlatih Keseimbangan
Nah, kegiatan ini seru dan menantang. Anak dilatih berjalan melewati titian dan dibawahnya ada air. jika tidak seibang maka akan jatuh ke dalam air. Selain melatih keseimbangan, juga melatih keberanian. 




Hiburan
Outbound kali ini juga sebagai hiburan. Anak diajak untuk menangkap ikan sendiri, kemudian dimasukkan ke dalam plastik. Anak menangkap ikan dengan riang gembira. Beberapa orang tua juga turut mendampingi buah hatinya menangkap ikan. setelah itu, anak berenang dan membersihkan badan. sebelum acara ditutup, kami menikmati hidangan makan siang terlebih dahulu.




Demikian kisah ceria kami bersama keluarga besar TKIT Muadz Bin Jabal Keparakan.  Outbound yang sangat beranfaat untuk buah hati kami. Selain itu terjalin keakraban antara orang tua, siswa, dan guru. 


'Postingan ini diikutsertakan dalam One One Post bersama Estrilook Komunity"
#Day15




Jumat, 26 Oktober 2018

Anak Bermain di Luar Rumah: Asyik dan Menegangkan. Yuk, Simak Manfaatnya

Bismillah





Apakah Anda termasuk orang tua yang khawatir anak akan kotor jika bermain di luar rumah? Apakah kata "jangan" yang sering diucapkan pada anak?

"Nak, jangan bermain pasir nanti bajunya kotor!"

"Nak, jangan memanjat pohon, nanti jatuh!"

"Nak, jangan berlari, nanti tersandung!"

Nah, padahal kita bisa menggunakan kata lain untuk membangkitkan percaya diri anak. Biarkan anak bereksplorasi dan berlatih memecahkan masalahnya sendiri. Hal itu akan membuat pengalaman yang dilakukan dapat menjadi pelajaran yang berharga baginya.

Anak yang memilih bermain di dalam rumah, tentu berbeda dengan anak yang mau bermain di luar rumah. Yuk, simak manfaat anak bermain di luar rumah berikut ini

1. Anak lebih berani
Anak-anak memang berbeda dengan orang dewasa. Dalam melakukan sesuatu anak tidak memiliki rasa takut, apalagi anak yang aktif. Mereka merasa apa yang dilakukan tidak akan ada risikonya.  Hal ini juga terjadi saat anak sedang bermain di luar rumah. Anak lebih berani dan bergerak bebas.  Misalnya anak melakukan aktivitas memanjat pohon, berlari kejar-kejaran, belajar naik sepeda, dan lain-lain. Namun, jangan sampai keberanian anak menjadi petaka. Orang tua perlu mengawasi anak agar hal berbahaya tidak terjadi. Orang tua harus waspada.





2. Meningkatkan kemampuan berpikir kritis
Ketika anak bermain di luar rumah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Apa yang diperhatikan di sekitarnya mebuat anak ingin tahu banyak hal. Apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan membuat anak menjadi kritis. Anak memiliki pemikiran yang bebas, penuh inisiatif, dan berusaha untuk memecahkan masalah yang dihadapinya. 




3. Meningkatkan kemampuan sosial
Anak yang tidak mau bermain di luar rumah cenderung tertutup. Nah, dengan mengajak anak bermain di luar rumah, bertemu dengan orang lain, baik teman usia sebaya maupun bertemu dengan orang yang beragam usianya dapat meningkatkan kemampuan sosial. Anak akan berlatih untuk berinteraksi dengan orang lain. Anak akan mengenal orang lain dengan cara menyapa, bercerita, bertanya, atau bermain bersama. Anak lebih mudah membaur, meski belum kenal. 




4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Saat orang tua membiarkan anak bermain di luar rumah tentu bukan tanpa risiko. Anak perlu pengawasan orang tua, terutama anak balita. Anak usia balita belum mengerti hal apa saja yang membahayakan ketika bermain di luar rumah. Meski demikian, manfaatnya sangat baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada anak. Misalnya anak melakukan aktivitas berjalan, melompat, berlari, dan bermain pasir. Kemungkinan anak akan bertemu dengan bakteri, namun jangan khawatir hal itu justru dapat membuat kekebalan tubuh anak meningkat. Zat berbahaya yang masuk ke dalam tubuh anak akan mudah dikenali dan pertahanan semakin lebih baik. 





5. Menemukan kebahagiaan
Apa yang membuat anak tersenyum bahagia? Coba perhatikan, ketika anak diperbolehkan bermain di luar rumah, ekspresi bahagia terpancar di wajahnya. Tidak masalah bermain kotor, seprti bermain pasir. Biarkan anak menikmati sepuasnya, setelah itu baru dibersihkan.






Nah, ternyata selain asyik, anak bermain di luar rumah juga banyak manfaatnya. Dengan mengetahui manfaatnya, orang tua tentu akan memperbolehkan anaknya bermain di luar rumah. Yuk, biarkan anak menemukan kebahagiaannya, meski kadang kita harus repot mengawasinya saat bermain di luar menikmati alam sekitar. 




'Postingan ini diikutsertakan dala One Day One Post bersama Estrilook Comunity'
#Day14





Tumbuhkan Gelora Literasi di Awal Tahun 2019: Menulis Kisah Menuai Berkah

Bismillah "Kegagalan itu tidak akan pernah ada kecuali Anda berhenti bergerak" (Mardigu W.P.) Setiap orang tentu memiliki...